Wajib Tahu, Berikut 5 Gejala Batu Ginjal Yang Jarang Disadari

  • Whatsapp
Foto : Canva.com Pro

Gangguan ini bisa terjadi karena adanya endapan mineral seperti oksalat, kalsium dan garam pada ginjal. Seiring waktu, tumpukan senyawa tersebut akan mengkristal dan memadat hingga berbentuk seperti kerikil.

Jika masih berukuran kecil, biasanya akan keluar bersama dengan urin, namun bila besar biasanya akan menimbulkan rasa sakit terutama ketika buang air kecil. Yuk simak gejala batu ginjal berikut ini.

Read More

Tanda Terkena Batu Ginjal

1. Sering Buang Air Kecil

Biasanya orang yang terkena gangguan organ uropoetica ini akan menjadi lebih sering buang air kecil. Namun, gejala yang timbul ini tergantung pada lokasi batu tersebut berada. Apabila letak batu ginjal dekat dengan kandung kemih, besar kemungkinannya penderita akan mengalami peningkatan frekuensi buang air kecil, lebih sering ke kamar mandi, serta mengeluarkan urin dalam jumlah sedikit.

Hal tersebut terjadi karena, adanya batu tersebut mengiritasi serta menyumbat dinding kandung kemih, sehingga menyebabkanya berkontraksi. Kondisi itulah yang menyebabkan timbulnya keinginan untuk selalu buang air kecil. Kontraksi pada kandung kemih ini akan tetap terasa meskipun kondisi di dalamnya sedang kosong. Lain halnya jika batu berada di uretra, kemungkinan anda tidak akan ada masalah terkait buang air kecil.

2. Rasa Nyeri Atau Terbakar Saat Buang Air Kecil

Gejala batu ginjal yang akan dirasakan oleh penderita adalah timbulnya rasa nyeri ataupun terbakar ketika buang air kecil. Pada beberapa orang, kondisi tersebut terjadi karena ketika batu berjalan melalui ureter dan semakin dekat dengan kandung kemih. Akan tetapi, bisa juga rasa nyeri yang ditimbulkan tersebut akibat dari infeksi saluran kemih. Karena, sekitar 8% orang yang menderita batu ginjal juga mengalami ISK.

Meskipun nyeri yang dialami penderita batu ginjal hampir sama dengan orang yang mengalami infeksi saluran kencing, namun masih bisa dibedakan secara jelas. Pada penderita yang mengalami ISK, di samping nyeri saat buang air kecil, biasanya urin yang dikeluarkan juga memiliki bau yang menyengat. Sedangkan penderita batu ginjal, umumnya urin yang dikeluarkan tidak memiliki aroma tersebut.

3. Terdapat Darah Pada Urin

Adanya endapan senyawa mineral yang mengkristal, biasanya akan menyebabkan iritasi pada jaringan halus yang melapisi saluran kemih, termasuk pada ureter. Kondisi tersebut bisa menyebabkan pendarahan pada lokasi batu tersebut berada. Sehingga, tak ayal bila orang yang menderita gangguan organ uropoetica ini akan menghasilkan urin yang bercampur darah. Jika sudah merasakan gejala batu ginjal ini, maka anda harus waspada.

Umumnya, orang yang mengalami masalah kesehatan ini akan mengeluarkan urin yang tampak berwarna kemerahan. Bahkan dalam suatu kondisi, air seni juga akan terlihat kecoklatan sehingga tampak seperti teh atau cola. Apabila mendapati keadaan tersebut, maka ada baiknya untuk segera berkonsultasi dengan dokter, sehingga penanganan bisa dilakukan dengan cepat.

4. Rasa Nyeri Pada Punggung, Samping Dan Pangkal Paha

Adanya batu pada organ uropoetica biasanya tidak bisa terdeteksi, sampai ketika timbul rasa sakit. Umumnya, nyeri yang ditimbulkan terasa pada bagian punggung, pinggang serta pangkal paha. Bahkan rasa sakit juga akan menyebar ke bawah tulang rusuk, perut bagian bawah, juga selangkangan. Pada laki-laki, adanya batu ginjal ini juga akan menimbulkan rasa sakit pada testis.

Terkadang rasa sakit yang dihasilkan karena batu ini memiliki intensitas yang rendah, namun nyeri yang dihasilkan juga bisa meningkat tajam hingga menyebabkan rasa kram parah. Biasanya rasa sakit yang dihasilkan bersifat periodik, dimana pada suatu waktu terasa sangat nyeri namun beberapa waktu kemudian akan mereda dan hilang, begitupun seterusnya.

5. Demam

Gejala batu ginjal juga ditunjukkan dengan meningkatnya suhu tubuh. Apabila keadaan ini sudah terjadi, maka menunjukkan jika kondisi batu ginjal yang dialami sudah cukup serius dan harus segera ditangani. Untuk mengatasi hal ini, penggunaan antibiotic saja sudah tidak cukup untuk mengatasinya, maka anda perlu menerima perawatan dokter. Biasanya, tindakan yang dilakukan adalah dengan menggunakan gelombang kejut lithotripsy.

Itulah beberapa gejala yang akan timbul apabila mengalami batu ginjal. Apabila anda merasakan ciri tersebut, ada baiknya untuk segera memeriksakannya ke dokter. Dengan begitu, bisa dilakukan penanganan yang tepat secepat mungkin agar kondisi organ ekskresi anda tidak bertambah parah. Selain itu, anda juga disarankan untuk banyak konsumsi air putih agar terhindar dari resiko terkena gangguan ginjal ini.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *