Biar Awet, Cari Tahu Dulu Jenis Rantai Sepeda Motor Sebelum Beli

Rantai merupakan salah satu komponen motor yang sangat krusial perannya. Komponen ini berguna untuk menyalurkan tenaga dari mesin motor ke roda bagian belakang. Pemilihan rantai yang tepat, bisa membuatnya awet digunakan dan menghindarkan Anda dari biaya operasional tambahan. Maka dari itu, ketahui dulu jenis rantai sepeda motor berikut ini sebelum membelinya.

1. Rantai Tanpa Ring

Jenis rantai pertama adalah rantai tanpa ring. Rantai jenis ini umumnya digunakan sebagai komponen motor bebek. Harga dari rantai tanpa ring ini sendiri terbilang murah, dibandingkan dengan ring jenis lain. Sesuai harganya, rantai tanpa ring ini terbilang tak begitu awet. Hal ini disebabkan karena tak tersedianya pelumas untuk memuluskan gesekan antar lempengan mata rantai.

2. Rantai dengan Ring

Selanjutnya ada rantai yang dilengkapi dengan ring. Jika dibandingkan dengan rantai tanpa ring, rantai yang dilengkapi dengan ring ini terbilang lebih awet. Hal ini sesuai dengan harganya yang juga terbilang lebih mahal. Rantai dengan ring sendiri dibedakan menjadi dua tipe sesuai bentuknya, yaitu rantai O ring dan rantai X ring.

Rantai O ring merupakan tipe rantai dengan ring yang memiliki bentuk seperti lingkaran. Ring yang seperti cincin ini berada di setiap lempengan mata rantai, bertindak sebagai pelumas. Alhasil, walau lempengan mata rantai kerap bergesekan, keausan yang cepat bisa dihindari. Saat karet rantai O ring ini tertekan, maka bentuknya otomatis akan menjadi pipih.

Kedua, ada rantai X ring yang bentuknya memang hampir sama dengan huruf X. Rantai jenis ini merupakan rantai dengan harga paling mahal, dibandingkan dengan dua rantai sebelumnya. Rantai X ring ini sendiri lebih sering digunakan pada motor yang dipakai balapan, misalnya seperti Moto GP. Daya tahannya dijamin lebih kuat dan setiap lempengan pun terlumasi dengan sempurna.

Itulah tadi 3 jenis rantai sepeda motor yang bisa dipertimbangkan untuk digunakan pada motor Anda. Baiknya, Anda pilih rantai yang tak terlalu murah, namun bisa digunakan dalam kurun waktu yang cukup lama. Percuma bukan, jika Anda beli rantai murah namun biaya tambahan harus tetap dikeluarkan karena rantai tersebut cepat rusak?

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy