5 Gejala Sindrom Iritasi Usus Besar yang Perlu Diwaspadai

  • Whatsapp
5-gejala-sindrom-iritasi-usus-besar-yang-perlu-diwaspadai
Foto: Canva.com pro

Tidak sedikit wanita di bawah 50 tahun mengalami sindrom iritasi usus besar (IBS) yang menyebabkan kram dan nyeri perut berulang. Biasanya dirasakan saat menstruasi, ataupun saat kondisi hormon tidak stabil. Terdapat banyak gejala lainnya yang termasuk gejala IBS. Seperti sembelit, diare, serta perut terasa kembung. Selain itu ada pula gejala-gejala yang harus diwaspadai dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.

 

Read More

Gejala yang IBS Perlu Adanya Penanganan Khusus

Bila sindrom belum terlalu parah, beristirahat, mengganti pola makan, juga mengonsumsi obat pereda bisa menjadi penanganan yang efektif. Namun bila gejala sudah tergolong parah, Anda membutuhkan bantuan tenaga medis agar tidak semakin parah, atau bahkan menyebabkan komplikasi. Beberapa gejala yang harus diwaspadai, di antaranya:

 

1. Sakit Perut yang Terus Berulang, Hingga Membuat Sulit Beraktivitas

Gejala pertama yang menjadi signal bahwa IBS perlu ditangani lebih lanjut ialah sakit perut yang terus berulang dalam beberapa hari, sampai membuat Anda kesulitan beraktivitas. Sakit perut ini bisa terasa melilit, kram, atau pun perasaan tidak enak yang membuat sulit bergerak dari kasur.

 

2. Diare Kronis dan Feses Bercampur Darah

Mengalami diare dengan feses bercampur darah menjadi tanda bahwa ada infeksi serius di dalam tubuh, khususnya di organ pencernaan. Gejala ini juga termasuk dalam IBS tingkat parah yang harus ditangani dengan cepat.

 

3. Kembung, Mual, Serta Muntah Berulang

Sindrom iritasi usus besar umumnya memiliki gejala perut kembung yang bisa disertai rasa mual, hingga muntah. Biasanya gejala-gejala ini berhubungan dengan penyakit lambung seperti maag. Ketika gejala dirasa sangat mengganggu, membuat kondisi tubuh lemas dan tidak nafsu makan, atau hingga mengalami muntah berulang, segera pergi ke dokter untuk mendapat tindakan medis.

 

4. Tubuh Terasa Lemas dan Lelah Berlebih

Gejala lainnya yang harus diwaspadai adalah saat kondisi tubuh terasa sangat lemas, tidak bertenaga, atau pun merasakan lelah berlebih yang membuat Anda tidak mampu mengerjakan aktivitas sehari-hari. Rasa lemas dan lelah ini bisa karena adanya gangguan dalam tubuh (tidak normal). Anda juga bisa coba memahami kondisi tubuh sendiri dengan secepatnya pergi ke dokter jika tubuh terasa tidak seperti biasanya.

 

5. Menurunnya Nafsu Makan dan Berat Badan

Karena gejala dan kondisi sindrom di atas, nafsu makan mudah sekali turun dan membuat berat badan berkurang cukup signifikan dalam waktu cepat. Belum lagi mengalami gejala muntah dan diare yang membuat tubuh semakin kekurangan nutrisi, serta cairan.

 

Berbagai gejala pada sindrom iritasi usus besar ini bisa juga dirasakan oleh wanita hamil. Seputar kehamilan memang sangat rentan, apalagi biasanya wanita hamil mengalami kondisi hormon yang tidak stabil, disertai sistem pencernaan yang juga mudah terganggu. Mengubah gaya hidup, serta mengatur pola makan menjadi langkah dasar untuk mencegah gejala-gejala tersebut timbul.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *